Telkom University sebagai salah satu Perguruan Tinggi Swasta di Bandung, Jawa Barat memiliki jumlah mahasiswa existing sebanyak 23.000 orang dan setiap tahunnya mampu menyerap sebanyak 6.000 mahasiswa baru dari berbagai daerah. Potensi ini sudah terlihat sejak Telkom University masih menjadi 4 (empat) institusi besar dibawah naungan Yayasan Pendidikan Telkom (YPT). Berdasarkan pada hal ini, maka jajaran pimpinan YPT memutuskan untuk memberikan service dan pembinaan terbaik kepada mahasiswa dengan cara membuat program Asrama 1 (satu) tahun bagi mahasiswa baru untuk mendapatkan pembinaan dan pelatihan soft skill sebagai modal dasar mahasiswa mengikuti perkuliahan di kampus dan bekal ketika nanti lulus dari perguruan tinggi.

Tahun 2012 adalah tahun diresmikannya program Asrama 1 (satu) tahun bagi mahasiswa baru Universitas Telkom. Pada awalnya, Asrama Universitas Telkom dikelola langsung oleh Yayasan Pendidikan Telkom (YPT). YPT fokus untuk menangani Asrama Putra yang bertempat di Apartemen Buah Batu Park dan menunjuk PT. Citra Sukapura Megah (CSM) untuk menangani Asrama Putri yang bertempat di lingkungan kampus Universitas Telkom. Kemudian dilakukan kerjasama dengan PT. Menara Karsa Mandiri (MKM) sebagai pengelola bangunan Asrama Putra dan PT. Graha Sarana Duta (GSD) sebagai pengelola 5 Gedung Asrama Putri. Pada tahun ini, Asrama Universitas Telkom diperuntukan bagi 4 (empat) institusi yang berada di bawah naungan YPT yaitu Institut Teknologi Telkom (ITT), Institut Manajemen Telkom (IMT), Politeknik Telkom (POLTEK Telkom) dan Sekolah Tinggi Seni Rupa dan Desain Indonesia Telkom (STISI Telkom). Selama tinggal di Asrama, mahasiswa diberikan pembekalan 4 bidang soft skill yaitu Bela Negara, Kerohanian, Bahasa Inggris dan Psikologi yang dikelola oleh YPT.

Tahun 2013, program Asrama 1 (satu) tahun secara pengelolaan mahasiswa diserahkan kepada Unit Pengawasan dan Pembinaan Asrama di bawah naungan Direktorat Kemahasiswaan Universitas Telkom untuk Asrama Putra dan Putri. Sedangkan pengelolaan bangunan 5 Gedung Asrama Putra oleh PT. CSM dan 5 Gedung Asrama Putri oleh PT. GSD. Pada tahun ini, Asrama Putra sudah memiliki bangunan sendiri di lingkungan Universitas Telkom sebanyak 5 gedung. Pada tahun ini, kegiatan pembinaan soft skill dikelola oleh Career Development Center (CDC) dengan kegiatan berupa outbound, seminar dan pelatihan team building.

Tahun 2014, keempat institusi di bawah naungan Yayasan Pendidikan Telkom (YPT) bergabung menjadi Universitas Telkom. Universitas Telkom memiliki 4 (empat) fakultas yaitu Fakultas Teknik (FT), Fakultas Ekonomi Bisnis (FEB), Fakultas Ilmu Terapan (FIT), Fakultas Industri Kreatif (FIK). Program Asrama 1 (satu) tahun tetap dilanjutkan dengan menambahkan kegiatan-kegiatan Pembinaan dan Pengembangan Soft skill didalamnya. Unit Pengawasan dan Pembinaan Asrama berkolaborasi dengan Unit Pengembangan Karakter yang keduanya berada di bawah naungan Direktorat Kemahasiswaan untuk melaksanakan kegiatan Pembinaan dan Pengembangan Soft skill. Kegiatan yang dimaksud adalah kegiatan seperti seminar, talkshow, pelatihan team building dan outboundPada tahun ini, pengelolaan gedung masih dikelola oleh PT. CSM dan PT. GSD. Namun, Asrama Putra bertambah 2 gedung baru sehingga menjadi 7 Gedung untuk Asrama Putra.

Tahun 2015, Universitas Telkom melakukan breakdown pada Fakultas Teknik menjadi 3 fakultas baru yaitu Fakultas Teknik Elektro (FTE), Fakultas Informatika (FIF), dan Fakultas Rekayasa Industri (FRI). Selain itu, Universitas Telkom juga menambahkan 1 (satu) fakultas baru yaitu Fakultas Komunikasi Bisnis (FKB). Sehingga tahun ini, Universitas Telkom memiliki 7 (tujuh) fakultas yaitu FTE, FIF, FRI, FEB, FKB, FIT dan FIK. Kegiatan Pembinaan dan Pengembangan Soft skill di Asrama selama 1 (satu) tahun tetap dilanjutkan dan dikelola oleh unit yang sama. Namun terjadi perubahan pada pengelolaan bangunan, PT. Trengginas Jaya diberikan kepercayaan oleh YPT untuk mengelola Asrama Putra menggantikan PT. CSM sedangkan PT. GSD tetap mengelola bangunan Asrama Putri. Pada tahun ini, Asrama Putra memiliki 8 gedung dan Asrama Putri memiliki 7 gedung.

Tahun 2016, program Asrama 1 (satu) tahun berlanjut dengan didukung adanya kurikulum baru dalam hal Pembinaan dan Pengembangan Soft skill yang dikelola oleh Direktorat Kemahasiswaan. Kurikulum itu disebut dengan FRAMEWORK “ASAS” yaitu kurikulum yang memuat 4 bidang kegiatan Adaptif, Spiritual, Akademis dan Sosial. Hal ini membuat kegiatan pembinaan di asrama menjadi lebih berwarna dan menyenangkan karena setiap penghuni yang aktfi mengikuti seluruh kegiatan tersebut berhak mendapat poin Transkrip Aktifitas Kemahasiswaan (TAK) sebesar 30 poin (setengah dari target TAK Strata 1). Selain itu, tahun 2016 menjadi awal bagi Asrama Universitas Telkom sebagai salah satu dari 4 (empat) pilar utama pembinaan soft skill mahasiswa Universitas Telkom. Empat pilar itu adalah Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB), Asrama Universitas Telkom, Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) dan Kegiatan yang bermanfaat (Valuable Activity). Pada tahun ini, Asrama Putra telah memiliki 10 gedung dan Asrama Putri telah memiliki 8 gedung.

Tahun 2017, dengan jumlah gedung asrama yang masih sama yaitu 10 gedung putra dan 8 gedung putri, Direktorat Pengelolaan Mahasiswa melakukan beberapa penyesuaian pada pelaksanaan program FRAMEWORK “ASAS” karena disesuaikan dengan hasil evaluasi dari pelaksanaan program pada tahun sebelumnya. Selain itu, pada tahun ini dibentuk satuan tugas tambahan yang diberikan tugas untuk menjadi mentor/pengajar bagi penghuni asrama selama tinggal di asrama dan melakukan pendampingan secara akademis yang dilakukan secara berkala pada saat menjelang Ujian Tengah Semester (UTS) dan Ujian Akhir Semester (UAS) dengan tajuk “RESPONSI MATA KULIAH”. Satuan tugas ini disebut sebagai “Dorm Accelerator” yang dipilih berdasarkan tahap seleksi administrasi yang meliputi bidang akademis, kontribusi dan loyalitas.

Selain dilakukan pengembangan dalam sisi pembinaan mahasiswa, Asrama Universitas Telkom juga melakukan terobosan dengan membuat indikator pengelolaan asrama yang disebut DOKPI “Dormitory Operational Key Performance Indicator”. DOKPI di uji coba pada periode Oktober-Desember 2017 dan akan dievaluasi untuk dapat ditetapkan sebagai indikator pengelolaan asrama baku bagi Asrama Universitas Telkom.